syafii.jpg

Perintah memelihara jenggot

AssalĂ mu 'alaikum

Jenggot adalah nama rambut yang tumbuh pada kedua pipi dan dagu, sedangkan kumis adalah rambut yang tumbuh di antara hidung dan mulut. Memelihara jenggot dan mencukur kumis adalah hal yang sangat prinsipil pada masa Nabi saw. Namun dalam perkembangannya ketika Islam sudah meluas dan menghadapi zaman modern seperti sekarang ini, memelihara jenggot dan mencukur kumis kelihatannya sudah tidak prinsipil lagi. Apalagi adanya konotasi yang keliru bahwa orang yang membiarkan jenggotnya lebat adalah ciri-ciri TERORIS, atau ciri-ciri dari orang yang menganut Islam Liberal.

Dan sekarang bagaimana nasib jenggot anda? dicukur, atau dipelihara??

Dalam hal ini, mayoritas Ulama termasuk Ulama empat madzhab fiqih, semuanya menegaskan wajibnya memelihara jenggot.

"Berbeda dengan orang- orang Musyrik, lebatkanlah jenggot dan cukurlah kumis." (HR. Bukhori 2892)

"Dari Ibnu Umar berkata, dari Nabi saw, "Bahwasanya beliau memerintahkan untuk mencukur kumis dan memelihara jenggot." (HR. Muslim)

Dari kalangan Madzhab Hanafiyyah, Ibnu Abidin berkata dalam Rabdul Mukhtar, "Diharamkan bagi laki-laki memotong jenggot."

Dari kalangan Madzhab Syafi'iyyah, Imam Syafi'i menegaskan dalam Al Umm haramnya mencukur jenggot. Demikian pula Imam Nawawi dalam syarah Muslim 3/493-494. Imam Al Ghazali dalam Ihya Ulumuddin 1/125.

Dari kalangan Madzhab Malikiyyah, Al Adawi menukil pernyataan Imam Malik. "Itu termasuk perbuatan orang- orang Majusi." Ibnu Abdil Bar dalam At Tamhid berkata, "Diharamkan mencukur jenggot. Tidak ada yang melakukannya kecuali laki-laki yang bergaya seperti perempuan." Dan

Dari kalangan Madzhab Hanbillah, para ulama mereka bersepakat tentang wajibnya memelihara jenggot dan haram mencukurnya dengan tidak ada perselisihan.

Kajian histori terhadap dilarangnya mencukur jenggot adalah dimulai ketika Kisra (Penguasa Persa) mengutus dua orang untuk menemui Nabi Muhammad saw. Pada waktu itu, mereka dalam keadaan jenggot tercukur dan kumis lebat. Rasulullah saw sinis dan tidak suka melihat keduanya. Kemudian Beliau bertanya,

"Celaka kalian ! siapa yang memerintahkan kalian seperti ini?" Keduanya berkata, "Rabb kami (Tuan kami yaitu Kisra) memerintahkan kami seperti ini." Rasulullah saw bersabda, "Akan tetapi Rabb ku memerintahkanku untuk memelihara jenggotku dan merapikan kumisku." (HR. Thabrani, hasan)

Baca juga Budi pekerti mulia menurut sayyidina Ali kw.

Dan masih banyak lagi dalil mengenai perintah memelihara jenggot dan mencukur kumis. Namun saya rasa, beberapa dalil tersebut pun sudah cukup kuat untuk kita pahami bahwa memelihara jenggot merupakan perintah/ anjuran Nabi.

Akhirnya, cukup sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

WassalĂ mu 'alaikum.