jamosqu.png

Assalàmu 'alaikum

OK ! langsung saja, pada kesempatan kali ini Saya akan memposting sedikit pembahasan mengenai PENYAKIT AYAN / SAWAN / EPILEPSI / ASH-SHARU' .

Penyakit ayan, biasanya terjadi dengan cepat atau tiba-tiba, tapi si korban mungkin merasa bahwa penyakit itu akan datang. Dengan berteriak, tubuhnya tak sadarkan diri. Setelah kejang-kejang, maka otot tangan, kaki, muka, mata dan badannya mulai tersentak-sentak serta tergoncang- goncang. Otot-otot dada dan perutnya mungkin telah menegang begitu keras, sehingga ia hampir tidak bernafas serta mukanya menjadi biru. Air seni dan isi perutnya bisa keluar tanpa disadarinya. Giginya dapat terkunci atas lidahnya, sehingga lidah itu berdarah dan pinggir mulutnya mengeluarkan buih atau busa. Setelah beberapa saat, kejang otot itu berhenti, namun penderita tetap tidak sadar dan susah bernafas dalam beberapa menit sampai satu jam bahkan lebih.

Penyakit ayan ada dua macam, yakni ada yang berasal dari ruh jahat dan ada yang berasal dari campuran zat-zat yang buruk.

Pengobatan yang harus dilakukan untuk mengusir pengaruh ruh jahat itu ialah adanya usaha dari penderita sendiri dan pihak orang yang mengobati. Hal yang dituntut dari penderita ialah ia harus memiliki kemauan dan kekuatan jiwa serta keyakinan yang kuat untuk menghadap diri dengan ikhlas dan tawakal kepada Allah seraya memohon perlindungan kepada-Nya. Sebab, penyakit ayan seperti halnya peperangan yang tidak dapat dimenangkan kecuali dengan senjata yang ampuh dan bantuan yang kuat.

Adapun yang diharapkan dari orang yang mengobati itu sama dengan yang dituntut dari penderita. Maksudnya ia juga harus memiliki hal-hal tersebut. Sehingga ada kalanya orang yang mengobati itu cukup mengatakan Bismillah, keluarlah ! atau membaca hauqallah. Sedangkan Rasulullah SAW sendiri mengucapkan kalimat, "Ukhruj 'aduwwallah ana rasulullah." Artinya : keluarlah hai musuh Allah, aku utusan Allah !

Menurut Ibnul Qayyim Al Jauziyyah, dirinya pernah menyaksikan gurunya mengutus seseorang kepada penderita ayan dengan mengatakan, "keluarlah, karena ini tidak halal bagimu ! Maka penderita pun sadar kembali. Apabila ruh itu maaridah (jin kafir), beliau mengeluarkannya dengan pukulan yang keras sampai korban sadar kembali tanpa merasakan sakitnya pukulan tersebut. Selain itu, gurunya seringkali membacakan firman Allah SWT di telinga korban, yakni surat Al Mu'minuun : 115 yang artinya, "Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? "

Bacaan lain yang sering digunakan untuk mengusir ruh jahat adalah ayat kursi (Surat Al Baqarah : 255) ditambah dengan membaca Al Mu'awidzatain, yakni surat Al Falaq dan surat An Nas. Beliau menyuruh penderita ayan agar banyak membacanya, demikian pula orang yang mengobatinya.

Adapun penyakit ayan yang berasal dari campuran zat-zat kotor menjadi pembahasan yang populer di kalangan para dokter jiwa, tentang sebab dan cara penyembuhannya. Barangkali ada juga dokter yang tidak percaya sama sekali akan adanya penyakit ayan yang disebabkan oleh ruh jahat.

Silakan baca juga Tips menghilangkan ketombe secara alami

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai PENYAKIT AYAN DAN PENGOBATANNYA semoga bermanfaat bagi kita semua, àmìn..

(Dari berbagai sumber) Wassalàmu 'alaikum

.